Kamis, 18 Desember 2008

Puisi

Aku Kawan, Awan, Sedih dan Tawa

Kawan ku telah berkawan
Dengan kawan yang tak berkawan
Ku tertinggal dari kawan
Sendiri ku tanpa kawan

Dimalam yang tak berawan
Menggumpal kepeluhan hati yang berawan
Awan tinggallah awan
Tak menurunkan hujan dari awan
Tetap menggumpal hati kepeluhan bagai awan

Kisah sedih tetap sedih dihari yang sedih
Tak bersedih tetap sedih dan tak hilang dari sedih
Jiwa sedih tiap waktu terus bersedih

Tawa langkah tiap masa dan tak terasa
Bertahun-tahun tetap tertawa dalam langkah
Palsu tawa penuh tawa dalam duka

Aku aku dan aku
Aku adalah aku yang berkawan awan
Aku adalah aku yang yang bersedih disetiap masa
Aku adalah aku yang tertawa dalam tawa duka

0 Coment:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More